[ Pendidikan ]

Apa fungsi fakta di dalam teks persuasi

Teks persuasi merupakan salah satu pola pengembangan paragraf yang sering digunakan oleh masyarakat. Hal tersebut karena teks ini mampu membangkitkan minat dan mengajak para pembaca untuk setuju terhadap suatu gagasan pokok dan bahkan bisa melakukan hal yang ada dalam sebuah tulisan.

Untuk meyakinkan para pembaca terhadap suatu gagasan dalam suatu tulisan, dibutuhkan sebuah fakta. Lantas apa fungsi fakta di dalam teks persuasi? Dalam menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa memahami terlebih dahulu mengenai fakta. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan membantu kamu dalam memahami lebih dalam terkait fungsi fakta di dalam teks persuasi yang isinya kami kutip dari https://cimacnoticias.com/.

Memahami Fungsi Fakta Di Dalam Teks Persuasi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dalam rangka membentuk sebuah ajakan yang tepat tentu diperlukan fakta yang meyakinkan. Fakta tersebut bisa berbentuk sebuah data maupun riset yang terperinci. Dengan adanya fakta, orang akan bisa menerima sebuah gagasan dan merasa sependapat dengan apa yang disampaikan dalam teks persuasi tersebut.

Pengertian Fakta

Secara umum, fakta dikenal sebagai sebuah hal yang memang terbukti sudah pasti terjadi dan memang ada. Selain itu, fakta bisa juga diartikan sebagai sebuah kenyataan. Fakta sendiri bisa didapatkan dari sebuah penelitian maupun pengamatan mengenai objek tertentu maupun sebuah kejadian di suatu tempat. Di dalam kalimat fakta bisa ditemukan informasi tertentu yang bisa dicoba untuk dibuktikan.

Fungsi Utama Fakta Dalam Teks Persuasi

Fungsi utama dari hadirnya fakta dalam sebuah teks persuasi adalah untuk memperkuat sebuah argumen atau opini yang dituliskan oleh penulis dalam sebuah tulisan. Nantinya fakta ini akan mampu membuat para pembaca merasa yakin terhadap opini yang coba disampikan oleh penulis.

Hubungan Antara Opini dan Fakta Dalam Teks Persuasi

Dalam sebuah teks persuasi tentu akan ada opini dan fakta. Lantas apakah perbedaan dari keduanya? Pada dasarnya opini merupakan sebuah hasil pemikiran dalam bentuk argumen yang disampaikan oleh penulis. Tentunya opini tersebut bisa berbeda-beda antara satu orang dengan orang yang lain. Untuk itu, tidak semua orang bisa percaya dan sependapat dengan opini yang disampaikan.

Karena lemahnya opini dalam rangka mengajak seseorang untuk percaya terhadap suatu gagasan, maka diperlukan suatu elemen tambahan yang bisa menjadikan teks persuasi kuat. Hal yang dapat memperkuat sebuah opini dalam teks persuasi adalah fakta. Tentunya fakta ini bisa berbentuk sebuah hasil penelitian, berita yang terjadi secara nyata, dan juga data-data pendukung. Dengan adanya kesatuan yang dibentuk oleh opini dan fakta, terciptalah suatu teks persuasi yang mampu mengajak seseorang dalam memahami sebuah gagasan.

Jenis-Jenis Kalimat Fakta yang Bisa Digunakan

Kalimat fakta yang bisa kamu gunakan dalam teks persuasi nantinya akan terbagi lagi menjadi dua bagian. Jenis dari kalimat fakta tersebut antara lain:

  • Fakta umum

Jenis fakta yang satu ini bisa berlaku tanpa adanya ketentuan khusus. Fakta jenis ini bisa digunakan tanpa adanya hambatan jarak, waktu, atau tempat tertentu. Sebagai contoh, Air laut memiliki rasa asin dan tidak akan berubah menjadi manis. Contoh lain adalah pergerakan matahari yang terbit dari timur selama dunia ini belum kiamat.

  • Fakta khusus

Berbeda dengan fakta umum, fakta khusus ini jauh lebih spesifik dan hanya dapat digunakan dalam kondisi tertentu. Biasanya fakta ini berlaku hanya pada waktu tertentu atau ketika berada di daerah tertentu. Contoh dari fakta khusus adalah Presiden Indonesia di tahun 2020 adalah Bapak Joko Widodo. Contoh lain yang bisa diterapkan adalah saat ini ibukota negara Indonesia berada di DKI Jakarta.

Ciri-Ciri Kalimat Fakta

Untuk membuktikan sebuah kalimat merupakan fakta atau bukan, kamu bisa melihatnya dari karakteristik yang ada. Karakteristik tersebut tentunya hanya akan bisa ditemukan pada kalimat fakta. Hal tersebut karena setiap kalimat tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda termasuk kalimat fakta. Ciri-ciri dari kalimat fakta tersebut antara lain:

  1. Bisa dibuktikan dengan mudah kebenarannya
  2. Dapat berisi sebuah data baik kualitatif maupun kuantitatif
  3. Data yang ada memang akurat dan bisa dilihat asal usulnya
  4. Didapat dari sumber yang memang valid dan kompeten sesuai dengan bidangnya
  5. Dibuat secara objektif sesuai dengan kejadian yang ada tanpa adanya campur tangan dari pendapat seseorang
  6. Sesuai dengan rumus dasar 5W dan 1H
  7. Menceritakan mengenai sebuah kejadian yang pernah terjadi atau yang masih berjalan hingga sekarang
  8. Sumber informasi yang didapat memang benar adanya dan tidak dimanipulasi secara keliru

Kesimpulan

Dengan adanya kalimat fakta dalam sebuah teks persuasi, orang akan lebih mudah percaya terhadap sebuah gagasan. Untuk itu, kalimat fakta sangatlah mendukung fungsi dari teks persuasi dalam mengajak pembaca untuk percaya terhadap gagasan yang sedang disampaikan oleh penulis.

Demikianlah artikel singkat, padat, dan jelas mengenai fungsi fakta dalam teks persuasi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami lebih dalam mengenai sebuah teks persuasi. Pastikan kamu sering membaca contoh teks persuasi agar lebih memahami bagaiman teks persuasi ini bekerja.